Pengusaha Burung Puyuh Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah

Permintaan pasar akan telur burung puyuh terus  mengalami peningatan dari hari kehari.  Chandra Ekajaya yang merupakan peternak burung puyuh menyebutkan dirinya bisa kebanjiran pesanan hingga ribuan telur per hari untuk telurnya dan itu  belum termasuk permintaan bibit dan daging burung puyuh. Dari ketiga komoditi dagan ini dirinya bisa memiliki omzet minimal Rp 8 juta per bulan dan bahkan bisa lebih dari itu.

Pengusaha  Burung Puyuh Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah

Telur burung puyuh sendiri saat ini merupakan salah satu makanan favorit bagi sebagian orang di Indonesia. OIeh karena itulah permintaan telur puyuh ini terus meningkat. Akibatnya permintaan yang terus bertambah, Chandra Ekajaya yang merupakan peternak burung puyuh terus menggenjot produksi agar mencukupi permintaan pasar dan bahkan bisa meminta peternak lain karena pasokan tidak mencukupi.

Chandra Ekajaya menjalani bisnis peternakan burung puyuh sejak 3 tahun lalu. Peternakan Chandra Ekajaya saat ini sudah memiliki sekitar 2000 burung puyuh dengan produktivitas telur mencapai sekitar 65%. Total produksi telur per hari mencapai maksimal hingga 1800 butir. Untuk memasarkan produknya, dirinya menjual telurnya kepada pedagang eceran dan menjualnya untuk grosir. Chandra Ekajaya menjual telur puyuh dengan harga Rp 300 per butir. Memang bisa dikatakan harganya lebih mahal sedikit dengan peternbak lainya, tapi, harganya lebih mahal karena memiliki kualitas yang bagus dan memiliki ukuran yang besar.

Pengusaha  Burung Puyuh Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah

Selain menjual telur puyuh, Chandra Ekajaya juga menjual bibit dan daging puyuh dari peternakanya. Dirinya membanderol harga burung puyuhnya dengan harga Rp 9000 per ekor untuk umur 1 bulan. Umur 1 bulan digunakan sebagai komoditi dagang, dirinya tidak mau menjual burung puyuh yang baru berumur beberapa hari karena ada beberaoa faktor, salah satunya kebanyakan pembeli bibit burung puyuh paling banyak adalah peternak pemula dan dirinya tidak ingin menyulitkan para peternak tersebut karena pada umur tersebut resiko kematian burung puyuh sangat rawan.

Selain pemilihan benih atau bibit burung puyuh Chandra Ekajaya menyarankan kepada para peternak pemula memilih lokasi kandang yang pas se bagai salah satu faktor kesuksesan beternak. Semuanya harus seimbang dan sudah di planning sedemikian rupa, karena beternak burung puyuh bisa disebut gampang-gampang susah pada awalnya

Iklan

Semangat Kartini Karyawan Q Pizza Chandra Ekajaya

Karyawan Q Pizza Chandra Ekajaya

Hari Kartini merupakan hari yang dinanti bagi para wanita Indonesia, hari kartini adalah sebuah simbol tentang emansipasi wanita semua hal yang dulu hanya mampu dilakoni pihak pria sudah bisa dilakukan oleh kaum perempuan. Tentunya hal ini mempunyai tujuan yang mulia. Yang mana ini tentunya menimbulkan saling harga mengharai antara kaum pria dan wanita saat ini, hal ini juga yang coba di pertegas oleh Chandra Ekajaya dalam pembicaraanya di kantor Q Pizza.

Q Pizza juga tidak mau ketinggalan dalam memperingati hari bersejarah ini, para karyawati dan karyawan pria ikut memperingati hari ini dengan menggunakan pakaian khas adat jawa. Untuk perempuan menggunakan kebaya dan laki-laki menggunakan batik. Hal ini muncul dengan semangat yang diemban di hari kartini, kartini menjadi sosok perempuan yang membawa perubahan bagi kaum perempuan Indonesia atau bisa disebut dengan ibu emansipasi wanita Indonesia, karena dari pemikiranya lah perempuan saat ini tak hanya sebagai mengurus rumah tangga dan menjaga dan membesarkan anak-anak saja, melainkan juga bisa berperan aktif dalam bekerja dan mengembangkan potensi diri yang dalam dirinya ujar Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya Peringati Hari Kartini

Bukan hanya menggunakan pakaian adat jawa saja, untuk perempuan juga pada hari ini dipulangkan lebih awal yang tadinya 9jam kerja saat hari kartini hanya mendapat jam kerja 5 jam saja. Hal ini menurut Chandra Ekajaya bertujuan agar bisa menikmati hari ini lebih bersama keluarga. Dirinya juga sangat menghormati kaum perempuan karena dirinya lahir dari rahim seorang perempuan bernama ibu.

Kegiatan menarik lainya dalam menyambut perayaan hari kartini di kantor Q Pizza selain para karyawan menggunakan pakaian adat adalah dengan memberikan buy 1 get 1 bagi pembeli perempuan yang berbelanja saat hari itu. Langkah ini sangat disambut positif oleh para konsumen yang berkunjung. Bahkan ada beberapa konsumen yang terharu dengan kegiatan peringatan hari kartini yang diselenggarakan dan ide dari pemilik Q Pizza yaitu Chandra Ekajaya. Kegiatan dan perayaan ini sudah berlngsung 2 tahun terakhir dan mudah-mudahan menurut dirinya bisa berlanjut kedepanya sebagai bentuk apresiasi kepada para kaum perempuan.

Dari Pasar Tradisional Sukses Tembus Pasar Modern

Pekerja keras, sabar dan tekun serta usaha tanpa mengeluh ternyata  membuahkan hasil yang manis. Inilah yang dirasakan oleh Chandra Ekajaya yang saat ini sukses menekuni bisnis tahu, modal usaha yang pas-pasan membuat dirinya harus benar-benar bekerja keras untuk mengambangkan bisnisnya hingga bisa sampai sekarang seperti ini dan hal tersebut terbukti.

Dari Pasar Tradisional Sukses Tembus Pasar Modern

Kisah sukses ini bermula pada tahun 2006,Chandra Ekajaya memulai bisnis tahunya dengan mulai memasarkan tahunya di pasar tradisional. Dari situlah bisnisnya semakin berkembang dan kemudian pada awal tahun 2008 setelah 2 tahun berjalan, ada pengusaha pabrik tahu yang bangkrut dan menawarkan kepadanya  untuk membeli pabrik dan alat-alat produksinya yang sudah tersedia di dalam pabrik.

Tidak berpikir lama kemudian Chandra Ekajaya memberanikan diri untuk langsung membeli pabrik tersebut. Sebuah pabrik pengolahan tahu yang di sebuah area seluas 100 meter persegi menjadi awal dari kesuksesan perjalanan usaha tahu milik dirinya.

Untuk membeli bangunan pabrik tahu tersebut, Chandra Ekajaya harus mengeluarkan uang  sekitar Rp.8 juta. Kemudian untuk membeli perabotan dan beberapa alat produksi pengolahan tahu dirinya harus mengeluarkan uang sebesar Rp 5 juta rupiah berupa mesin uap, tungku air, dan lain-lain. Uang yang sangat besar bagi dirinya, namun uang tersebut diambil dari tabungan dan hasil berjualan tahu sebelumnya yang sudah sengaja ditabung untuk keperluan pengembangan usaha.

Dari Pasar Tradisional Sukses Tembus Pasar Modern

Dari pembelian pabrik tahu inilah, Chandra Ekajaya memulai bisnis tahu yang bisa dibilang lebih besar lagi. Tekad dan kerja kerasnya semakin di uji disini, hal yang terpenting adalah membangun pabrik saat itu untuk semakin memperbanyak jumlah produksi tahu agar bisa dijual lebih banyak dan lebih luas. Selain melakukan pembesaran pabrik, dirinya juga mulai menjalin kerjasama dengan beberapa supermarket atau pasar modern agar tahu buatanya bisa dipasarkan di supermarket. Keingina itu berjalan dengan mulus, pihak supermarket bersedia menjual tahu produksinya.

Setelah 2 tahun berjalan bisnisnya semakin berkembang, produk tahu buatan Chandra Ekajaya juga mulai dipasarkan di seluruh wilayah di Indonesia bahkan menjadi salah satu distributor untuk beberapa restoran dan pengusaha makanan. Pencapaian ini adalah bentuk kerja keras yang selama ini dirinya lakukan, kerja keras, ketekunan, sabar dan pantang menyerah adalah salah satu faktor pendorong semua itu terwujud.

Jaminan Sosial Dioptimalkan

Optimasi BPJS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan kabupaten Wonosobo telah melakukan rapat bersama Sekretaris Daerah Sara Sech, di ruang rapat Janabai, pada hari Selasa, 7 Maret 2017. Didampingi oleh asisten di bidang perkembangan dan ketenagakerjaan, Sara Sech menjelaskan bahwa rapat bersama ini dilaksanakan untuk menindak lanjuti penyinergitasan penyelenggaraan jaminan sosial.

Tujuan dari rapat bersama ini ialah untuk membuat nota kesepahaman antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan pemerintah kabupaten yang bersangkutan. Nantinya akan dituangkan cara bagaimana untuk mengoptimalkan program jaminan sosial bagi masyarakat. Sehingga nantinya jaminan kesehatan dan keamanan bagi para pekerja akan lebih tinggi dan besar, supaya keselamatan mereka ada yang menanggung.

BPJS

Rapat tersebut dihadiri oleh pihak yang berwenang dan terkait. Selain membahas tentang keselamatan dan jaminan bagi para pekerja, rapat itu juga membahasa tentang kebersihan di kabupaten tersebut. Karena terlalu banyak kawasan kumuh yang ada di wilayah tersebut. Maka dari itu penataan kawasan kumuh menjadi prioritas di tahun 2017.

Diharapkan pertemuan dan rapat tersebut dapat menemukan solusi dan tindakan strategis yang tepat sasaran. Karena nantinya ini akan berhubungan dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan. Bila kawasan kumuh berkurang, maka kemungkinan kesehatan masyarakat semakin meningkat. Sehingga nantinya jaminan sosial untuk kesehatan dan ketenagakerjaan pun akan lebih tepat sasaran dan dapat menjangkau masyarakat yang belum mendapatkan.

Semua tindakan tersebut dilakukan untuk mewujudkan kabupaten Wonosobo yang bersih dan selamat serta aman. Setelah kawasan kumuh itu tertata, maka penyuluhan tentang kesehatan akan lebih mudah. Begitu juga dengan penyuluhan tentang keamanan dalam bekerja. Pastinya akan membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih sejahtera, aman, nyaman, dan selamat sentosa.

Pengusaha Penuh Inspirasi Bisnis Dari Nol Sampai Sukses

Chandra Ekajaya menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia saat ini. Kisah dirinya memang bisa dibilang unik dan sangat menginspirasi bagi para pengusaha dan masyrakat Indonesia. Perjalanan karir memang tidak bisa ditebak, takdir mungkin memang sudah di gariskan oleh tuhan, namun masalah kehidupan harus di usahakan oleh orang itu sendiri.

Pengusaha Penuh Inspirasi Bisnis Dari Nol Sampai Sukses

Itulah yang dilakukan oleh Chandra Ekajaya yang merupakan salah satu pengusaha multitalenta di Indonesia. Dirinya mampu mengembangkan bisnis dan mencapai kesuksesan di berbagai bidang bisnis mulai dari bisnis kuliner. Q Pizza, bisnis fashion You and Me Fashion, bisnis purwoceng bahkan hingga bisnis Oil Crot. Keberhasilanya memang menjadi salah satu inspirasi bagi orang lain dalam memulai bisnis.

Bisnis bagi dirinya adalah kehidupan, bisnis memberikan  dirinya kesempatan untuk mengembangkan bakat dan gagasan yang dulunya hanya ada dikepala bisa dituangkan dalam sebuah kenyataan dalam bisnis. Bahkan jika bisa dibilag dari bisnis lah dirinya mampu mendapatkan jati dirinya yang selama ini dirinya cari.

Kepiawaian bisnis memang sudah dimiliki Chandra Ekajaya sejak masih remaja, saat masih remaja dirinya sudah memulai terjun ke dunia bisnis walaupun hanya sekedar bisnis kecil-kecilan seperti berjualan baju, berdagang makanan dan ikut orang menjadi karyawan. Namun dari pengalaman hidup itulah dirinya mampu sedikit tahu tentang dunia bisnis walaupun hanya tahu sedikit bagaimana cara menjalankan bisnis, strategi tentang bisnis dan bagaimana cara mengembangkan bisnis agar bisa berjaalan dengan baik dan sukses.

Pengusaha Penuh Inspirasi Bisnis Dari Nol Sampai Sukses

Namun apalah daya, Chandra Ekajaya bukan dari keluarga yang mapan dan kaya raya dan bisa membangung bisnis dengan modal yang  banyak dan tanpa halangan modal. Bisnis dari nol menjadi salah satu konsekuensi bagi dirinya ketika awal akan memulai bisnis. Hal yang unik dari karakter Chandra Ekajaya sendiri adalah dirinya pintar dalam memanfaatkan peluang, peluang sekecil apapun akan dirinya coba walaupun hanya 1 persen. Karena bagi dirinya peluang ketika belum tertutup dan masih ada peluang sekecil apapun pasti masih ada kesempatan di dalamnya untuk membalikan keadaan tersebut.

Pertengkaran Pengusaha Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Siapa yang tidak kenal dengan pengusaha Chandra ekajaya, dia merupakan sosok yang bisa dibanggakan dalam hal motivasi. Dia pernah mengalami pasang surut tentang kehidupan menjadi seorang pengusaha. Saat ini dia sedang mngalami banyak masalah yaitu dengan beberapa orang yang sedang bersaing denganya. Ini seperti permasalahan dengan danarto, dia merupakan pengusaha yang baru di dekat usaha es Chandra ekajaya.

Sebagai seorang pengusaha dia memiliki banyak saingan yaitu danarto, dia mencoba mendekati Chandra ekajaya dengan cara melakukan pendekatan tempat usaha. Ini seperti sebuah pertarungan bisnis terbuka. Bagi Chandra ekajaya sebenarnya tidak masalah asalkan dilakukan secara fair. Persaingan fair yang jelas, namun danarto banyak sekali melakukan kecurangan.Dia mencoba melakukan hal yang tidak seharusnya, seperti memasukan sasa ke dalam tempat es Chandra ekajaya.

Dok.Chandra Ekajaya

Pekerja Chandra ekajaya mengetahui hal tersebut, dan dia melaporkan kepada beliau. Chandra ekajaya sebenarnya sudah mencoba mengingatkan secara baik-baik, namun dia tetap saja terkadang terlihat Bengal dan melakukan berbagai kegiatan yang membuat Chandra ekajaya terganggu. Ini seperti sebuah gendering perang persaingan dagang.

Persaingan dagang disini begitu ketat sehingga memang dibutuhkan kesabaran dan kekuatan. Chandra ekajaya memang sudah melihat gerak gerik persaingan daripada kawanya tersebut. Geliatnya tidak enak untuk dilihat, dimulai dari cara dia memarkir kendaraan yang memasuki lahan Chandra ekajaya, sampai pembuangan limbah yang dia buang.

Chandra ekajaya sebenarnya orang yang sangat cuek dengan hal ini. Namun semakin lama kawanya tersebut semakin menjadi jadi. Dan dia membuat orang lain merasa tidak nyaman untuk berada di galey Chandra ekajaya.

Tidak Suka Batik Malah Sukses di Batik

Pengusaha sukses yang satu ini memang bikin geleng-geleng kepala. Chandra Ekajaya pengusaha sukses kelahiran Malang Jawa Timur ini adalah salah satu pengusaha sukses berbagai bidang bisnis. Bisnisnya memang bisa dikatakan sudah mencapai puncak kejayaaan setelah lama mengembangkan bisnisnya.

Tidak Suka Batik Malah Sukses di Batik

Jalan kehidupan manusia memang bisa dikatakan tidak bisa ditebak kedepanya , untuk masalah kesuksesan dalam berbisnis. Dari berbagai pengusaha dan pebisnis yang gulung tikar karena berbagai alasan maupun halangan yang membuat bisnisnya sulit berkembang dan lebih memiliih meninggalkan bisnisnya. Mungkin memang bisa dikatakan bisnis adalah pertaruhan hidup, hanya orang-orang yang memiliki keyakinana dan keteguhan yang bisa menjalankan bisnis hingga berhasil dan sukses. Inilah yang dilakukan oleh Chandra Ekajaya sebagai salah satu pengusaha sukses Batik di Indonesia.

Menurut Chandra Ekajaya dulunya dirinya tidak menyukai batik, bagi dirinya batik itu membosankan, polanya juga gitu-gitu aja dan kesannya hanya yang resmi-resmi aja dan untuk acara tertentu. Namun seiring perkembangan zaman batik semakin tampil menarik dan dengan desain lebih modern. Ragam bati dan corak batik saat ini sangat beragam, dan saat ini batik dari Indonesia sudah menjadi salah satu komoditi dagang internasional yang sangat menjanjikan profit nya.

Tidak Suka Batik Malah Sukses di Batik

Awalnya dirinya hanya diajak temanya yang sudah ingin sekali membuat bisnis batik, sebenarnya dirinya tidak menyukai batik. Namun saat itu Chandra Ekajayav hanya coba-coba saja dan iseng “ya sudah ikut saja” ujar pengusaha ini.

Namun lama-kelamaan ternyata memang bisnis batik sedang mengalami kenaikan dan profitnya lumayan. Setelah melihat beraneka ragam model, corak dan jenis batik, Chandra Ekajaya ternyata mulai menyukai batik bahkan ada beberapa koleksi batik miliknya yang limited edition dan hanya dijual terbatas. Bisnis bersama temanya ini berkembang pesat, di dalam negeri saja produksi batik mili Chandra Ekajaya dan temanya ini mampu menjadi salah satu produk kenamaan batik di Indonesia. Bukan hanya di Indonesia saja, produknyua pun sudah dipasarkan saat ini hingga menembus pasar Eropa dan Asia. Dalam waktu dekat pada tahun 2018, produk batik miliknya ditargetkan akan menembus pasar Amerika dan Afrika.

Bisa dikatakan permintaan batik asal Indonesia memang sangat banyak peminatnya. Batik Indonesia sendiri merupakan batik terbaik di Indonesia, terlebih setelah batik dinobatkan oleh UNESCO sebagai salah satu warisan dunia.

Chandra Ekajaya Bisnis You And Me fashion Melejit Pesat

Tak disangka dan tak diduga bisnis miliki pengusaha sukses Chandra Ekajaya yaitu You and Me fashion menjadi salah satu store fashion ternama di Indonesia. Merintis bisnis dengan penuh perjuangan dan kerja keras membuahkan hasil pada ujungnya. Inilah yang disebut dengan perjuangan bisnis tiada lelah sampai darah penghabisan.

Chandra Ekajaya Bisnis You And Me fashion Melejit Pesat

Ungkapan sampai titik darah terakhir memang menjadi kekuatan tersendiri bagi pengusaha yang sering di sapa Chandra ini. Bermodal itulah dirinya sukses mengembangkan bisnis yang sudah dari awal digadang-gadang oleh dirinya mampu membawa dirinya menjadi salah satu pengusaha sukses di Indonesia. Ternyata cita-cita itu terwujud kemudian dan itu merupakan pencapaian terbaik dalam diri pengusaha tampan yang satu ini.

You and Me Fashion menjadi salah satu store brand fashion ternama di Indonesia, bahkan berkat kerja keras sang pemilik yaitu Chandra Ekajaya dirinya juga mampu melambungkan nama  You and Me Fashion menembus pasar mancanegara. Menurut dirinya hal terpenting dalam mengembangkan bisnis adalah berpikiran kedepan dan pintar memanfaatkan peluang yang ada. Sekecil apapun peluang semenjak itu masih ada kemungkinan untuk berhasil maka manfaatkanlah sebaik mungkin dan jangan disia siakan. Mungkin dari peluang itu bisa saja keberhasilan yang di depan akan mengahampiri kita.

Chandra Ekajaya Bisnis You And Me fashion Melejit Pesat

Awalnya dirinya tidak memiliki ketertarikan sama sekali akan dunia fashion, bahkan sampai terpikir menjadi pengusaha di bidang fashion. Namun takdir berkata lain, berkat ajakan temanya untuk membuka bisnis itulah titik awal dimulainya keberhasilan yang akan menunggu di depan.Ajakan itu sebenarnya di tanggapi oleh Chandra Ekajaya tidak serius, waktu itu dirinya hanya berpikiran untuk iseng saja dalam menjalankan bisnis tersebut dan  hanya coba-coba. Dirinya lebih memilih mendirikan bisnis kuliner seperti yang pernah dirinya buat yaitu Q Pizza.

Namun inilah namanya ketentuan tuhan, semuanya tidak bisa di prediksi bahkan oleh pelakunya sendiri yaitu Chandra Ekajaya. Dari sinilah kesuksesan yang diimpikan terwujudu, saat ini dirinya mendapatkan label pengusaha sukses di Indonesia. Menanggapi hal tersebut Chandra Ekajaya menuturkan bahwa manusia hanya berusaha tuhan yang menentukan.

Keripik Buah Nangka Sang Jutawan

Usaha camilan saat ini memang sedang naik daun, para pengusaha mulai berlomba-lomba untuk menghadirkan inovasi camilan yang unik. Indonesia dikenal sebagai salah satu surganya tanaman dan buah-buahan di dunia. Hal ini mulai dimanfaatkan untuk menjadikan suatu camilan dari bahan dasra tersebut, salah satunya  mengolah tanaman buah nangka menjadi keripik seperti yang dilakukan pengusaha asal Malang Jawa Timur Chandra Ekajaya.

Keripik Buah Nangka Sang Jutawan

Chandra Ekajaya mendirikan bisnis keripik buah nangka dengan brand “Nangkrik” pada tahun 2012. Ide bisnis ini memang sudah dipersiapkan oleh dirinya, memanfaatkan pasar yang saat itu masih belum ada yang membuat olahan keripik nangka membuat pengusaha tampan ini memilih untuk menjadikanya sebagai lahan bisnis. Saat ini dari pengamatan yang jeli dari dirinya bisnis keripik nangka “Nagkrik” berkembang dengan pesat.

Olahan dari produk milik Chandra Ekajaya bisa dibilang unik. Banyak varian yang ditawarkan mulai dari keripik nangka aneka rasa dan keripik nangka original. Kombinasi rasa ini dirasa bisa membuat para konsumen tidak bosan ketika mencoba keripik tersebut. Dalam satu hari bisnis keripik nangka miliknya bisa memproduksi kripik buah 300 bungkus hingga 400 bungkus. Harga yang ditawarkan pun terbilang murah dan terjangkau di kantong. Untuk produk dengan tambahan rasa berkisar antara Rp 20-25 ribu rupiah dan berbeda dengan keripik nangka dengan rasa original.

Keripik Buah Nangka Sang Jutawan

Untuk pasokan bahan dasar buah nangka, Pengusaha ini memasok buah nangka cukup dari wilayahnya saja. Namun terkadang jika produksi naik dan bahan dasar buah nangka kurang dirinya akan mengambil bahan buang nangka dari kawasan Semarang dan sekitarnya. Pemilihan buah nangka pun tidak boleh sembarangan, karena buah nangka akan mempengaruhi rasa dna kualitas dari keripik nangka tersebut.

Untuk pemasaran keripik buah nangka miliknya, pengusaha Chandra Ekajaya memanfaatkan media online dan bekerjasama dengan beberapa supermarket untuk menyebarkan pemasaran produk miliknya. Hal ini dirasa sangat membantu dalam proses pemasaran, saat ini dari bisnis yang sudah dijalain hampir 6 tahun ini setiap bulanya pengusaha ini bisa mengantongi keuntungan hingga mencapai Rp 50 juta perbulan.

Chandra Ekajaya Pengusaha Sukses Bisnis Belut Super

Chandra Ekajaya Pengusaha Sukses Bisnis Belut Super

Siapa yang tidak kenal dengan hewan yang satu ini yaitu belut. Hewan air tawar yang berbentuk mririp dengan ular ini masuk sebagai jenis ikan bukan ular, hewan ini digemari karena rasa dagingnya yang gurih dan lezat jika dimasak. Belut menjadi makanan favorit sebagian orang mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Penyebaran hewan yang satu ini bisa dikatakan sangat banyak, selain di rawa-rawa, hewan ini juga banyak ditemukan di sekitar sawah atau sungai. Lantaran perminatan pasar akan belut cukup banyak, dan menyebabkan pasokan belut dipasaran tidak memenuhi permintaan pasar. Oleh karena itu belakangan banyak orang tertarik budidaya belut termasuk pria kelahiran Malang Chandra Ekajaya.

Pengusaha ini memilih salah satu varian belut yang mulai banyak dibudidayakan yaitu jenis belut super. Belut super berbeda dengan belut biasa, belut super memiliki ukuran lebih besar. Ukuran tubuhnya mencapai 6,5 cm dengan panjang sekitar 50 cm jika sudah dewasa dan layak jual. Chandra Ekajaya adalah salah satu pengusaha yang mencoba membudidayakan belut super menyatakan, ketika bobot tiga ekor belut super bisa mencapai 1 kg. Belut dengan ukuran tersebut yang memiliki nilai jual dan biasa dicari oleh pengusaha restoran dan makanan ringan sebagai produk olahan.

Dirinya saat ini sudah memiliki 8 kolam lumpur  yang digunakan sebagai tempat budidaya belut super. Setiap kolam berukuran sekitar 2×5 meter. Untuk pemberian pakan harus dilakukan secara rutin, sewaktu masa panen dirinya bisa memanen belut setiap tiga atau empat bulan sekali dengan akumulasi dalam setahun bisa empat hingga lima kali panen. Saat panen, setiap kolam bisa menghasilkan 250 kg belut super. Harga setiap kilonya sekitar Rp 30.000-Rp 35.000. Dengan harga tersebut, omzet yang didapatnya sekitar Rp 40 juta-Rp 50 juta setiap kali panen. Adapun laba bersihnya sekitar 50 persen dari omzet.

Untuk biaya produksi yang dikeluarkan Setiap satu kg bibit belut super ini dijual dengan harga Rp 40.000.

Pemberian makan harus bisa disesuaikan dan dipilih tidak boleh sembarangan. Dirinya menghindari pemberian pelet karena justru dapat menghambat pertumbuhan belut. Dirinya juga menyarankan, sebaiknya belut super lebih banyak diberikan pakan alami, seperti keong, katak, atau cacing ketimbang pakan buatan.

Chandra Ekajaya Pengusaha Sukses Bisnis Belut Super

Budidaya belut super belakangan semakin digandrungi. Maklum, selain tingginya permintaan pasar, budidaya belut ini juga tidak sulit. Herman Susilo, pembudidaya belut super dari Malang, Jawa Timur bilang, hal utama yang mesti diperhatikan adalah pemberian pakan.  Dengan pakan alami, belut super bisa lebih cepat dipanen karena pertumbuhannya juga menjadi lebih cepat. Jika diberi pakan buatan, belut super baru bisa dipanen dalam waktu enam hingga tujuh bulan sejak awal dipelihara. “Tapi dengan pakan alami bisa panen setiap tiga hingga empat bulan,” ujar dirinya.

Hal yang tidak kalah penting ketika sukses membudidayakan belut super adalah memperhatikan kecukupan pakan. Karena bila jumlah pakan kurang bisa menyebabkan terjadinya kanibalisme antar belut dan menyebabkan populasi belut menurun. Untuk itu, dirinya menyarankan pemberian pakan dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari, dua kali sehari dirasa sudah cukup. Itu semua dilakukan untuk menghindarkan dari proses kanibalisme.

Budidaya belut super sendiri menurutut pengusaha sukses ini ada dua cara. Yakni, menggunakan media kolam lumpur dan menggunakan bubu bambu di sawah dan pastinya harus bekerjasama dengan petani dan pemilik sawah. Chandra Ekajaya sendiri menggunakan media kolam lumpur. Langkah pertama yang harus dilakukan tentu menyiapkan kolamnya sebagai media utama.  Kolamnya tidak perlu terlalu lebar dan  besar. Cukup dengan ukuran diameter 2×5 meter sudah bisa menampung 50 kilogram (kg) bibit belut. Ketika panen datang, dengan akumulasi bibit sebanyak itu bisa menghasilkan bobot 250 kg sekali panen dari satu kolam.

Setelah kolam jadi, kemudian masukkan gedebok pisang dan jerami sebagai media singgah belut untuk bertelur dan bersembunyi. Lalu masukkan pupuk kandang, pupuk kandang merupakan salah satu media yang bisa mempercepat pembusukan gedebok pisang dan jerami yang sudah dimasukan dan diletakan di dalam kolam lumpur.

Kemudian setelah semuanya siap media kolam lumpur dan jerami barulah menyiapkan pakan tambahan , ketika pakan tambahan sudah siap lalu lanjutkan dengan pemberian lumpur kering. Setelah itu, masukkan air dengan kedalaman minimal 15 centimeter (cm).  Menurut pengusaha ini pembusukan jerami dan gedebok pisang sendiri bisa mencapai 2-4minggu mulai dari meletakan awal dikolam.

Pengusaha belut ini juga menggunakan media sawah sebagai salah satu cara pembudidayakan belut.  dirinya hanya perlu bekerja sama dengan pemilik sawah. Dalam satu petak sawah biasa menanam 20 hingga 50 bubu sebagai tempat belut bertelur. Untuk makanan yang disiapakan untuk metode di sawah, cukup menaruh cacing di sekitar bubu tersebut sebagai salah satu pakan alami daripada belut tersebut.

Sebenarnya kedua cara tersebut dirasa memiliki nilai positif dan negative masing –masing. Namun kedua cara tersebut sudah teruji bisa meningkatkan tingkat produksi belut tersbut, hal ini lah yang dilakukan oleh Chandra Ekajaya dan terbukti dari kedua cara tersebut mampu mengantarkan dirinya sebagai pengusaha belut sukses dari Malang.

Untuk proses panen sendiri, belut setalah dilakukan panen akan disortir kembali sesuai dengan bobot dan ukuran. Untuk pasokan belut pasaran juga berbeda, untuk pasar restoran dan tempat makan kebanyakan menggunakan belut dengan ukuran sedang dan bobot berkisar 1 Kg. Ketika belut sudah terlalu besar belut untuk diolah sudah memiliki tekstur yang keras dan tidak empuk lagi. Kemudian untuk belut ukuran besar juga harus disortir kembali mana yang pantas untuk dijadikan sebagai indukan menghasilkan bibitan yang berkualitas.

Untuk penyebaran distribusinya, pengusaha Chandra Ekajaya bekerjasama dengan beberapa koperasi di daerah Malang yang memang mendistribusikan belut dikawasan Malang. Namun untuk distribusi kawasa luar Malang. Dirinya sudah mulai melebarkan sayap distribusi hingga mencapai pulau Kalimantan dengan menggandeng kerjasama dengan beberapa swalayan dan supermarket ternama di Indonesia yang sudah memiliki cabang di seluruh wilayah Indonesia. Pemasaran belut memang sudah mudah dilakukan, saat ini akibat dari permintaan pasar yang tinggi menyababkan sektor komoditas belut meningkat tajam. Dari data tahun 2009, permintaan pasar yang seharusnya mencapai 500Kg perbulan, hanya bisa dipenuhi sekitar 300Kg saja. Inilah yang mendorong pengusaha dan banyak orang lainya termasuk pengusaha Chandra Ekajaya meilirk bisni budidaya belut dan belut super.

Bukan tidak mungkin belut bisa menembus pasar ekspor, untuk kawasan asia timur seperti jepang, china dan kawasan lainya memang memiliki olahan dari bahan dasar belut yang memiliki konsumen banyak. Pasar itu bisa coba dimanfaatkan sebagai salah satu pasar ekspor kedepanya. Namun untuk menuju kesana perlu persiapan matang, mulai dari standar produk dan belut yang memiliki kualitas baik mampu menembus pasar ekspor.