Pengusaha Burung Puyuh Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah

Permintaan pasar akan telur burung puyuh terus  mengalami peningatan dari hari kehari.  Chandra Ekajaya yang merupakan peternak burung puyuh menyebutkan dirinya bisa kebanjiran pesanan hingga ribuan telur per hari untuk telurnya dan itu  belum termasuk permintaan bibit dan daging burung puyuh. Dari ketiga komoditi dagan ini dirinya bisa memiliki omzet minimal Rp 8 juta per bulan dan bahkan bisa lebih dari itu.

Pengusaha  Burung Puyuh Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah

Telur burung puyuh sendiri saat ini merupakan salah satu makanan favorit bagi sebagian orang di Indonesia. OIeh karena itulah permintaan telur puyuh ini terus meningkat. Akibatnya permintaan yang terus bertambah, Chandra Ekajaya yang merupakan peternak burung puyuh terus menggenjot produksi agar mencukupi permintaan pasar dan bahkan bisa meminta peternak lain karena pasokan tidak mencukupi.

Chandra Ekajaya menjalani bisnis peternakan burung puyuh sejak 3 tahun lalu. Peternakan Chandra Ekajaya saat ini sudah memiliki sekitar 2000 burung puyuh dengan produktivitas telur mencapai sekitar 65%. Total produksi telur per hari mencapai maksimal hingga 1800 butir. Untuk memasarkan produknya, dirinya menjual telurnya kepada pedagang eceran dan menjualnya untuk grosir. Chandra Ekajaya menjual telur puyuh dengan harga Rp 300 per butir. Memang bisa dikatakan harganya lebih mahal sedikit dengan peternbak lainya, tapi, harganya lebih mahal karena memiliki kualitas yang bagus dan memiliki ukuran yang besar.

Pengusaha  Burung Puyuh Raup Omzet Puluhan Juta Rupiah

Selain menjual telur puyuh, Chandra Ekajaya juga menjual bibit dan daging puyuh dari peternakanya. Dirinya membanderol harga burung puyuhnya dengan harga Rp 9000 per ekor untuk umur 1 bulan. Umur 1 bulan digunakan sebagai komoditi dagang, dirinya tidak mau menjual burung puyuh yang baru berumur beberapa hari karena ada beberaoa faktor, salah satunya kebanyakan pembeli bibit burung puyuh paling banyak adalah peternak pemula dan dirinya tidak ingin menyulitkan para peternak tersebut karena pada umur tersebut resiko kematian burung puyuh sangat rawan.

Selain pemilihan benih atau bibit burung puyuh Chandra Ekajaya menyarankan kepada para peternak pemula memilih lokasi kandang yang pas se bagai salah satu faktor kesuksesan beternak. Semuanya harus seimbang dan sudah di planning sedemikian rupa, karena beternak burung puyuh bisa disebut gampang-gampang susah pada awalnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s