Dari Pasar Tradisional Sukses Tembus Pasar Modern

Pekerja keras, sabar dan tekun serta usaha tanpa mengeluh ternyata  membuahkan hasil yang manis. Inilah yang dirasakan oleh Chandra Ekajaya yang saat ini sukses menekuni bisnis tahu, modal usaha yang pas-pasan membuat dirinya harus benar-benar bekerja keras untuk mengambangkan bisnisnya hingga bisa sampai sekarang seperti ini dan hal tersebut terbukti.

Dari Pasar Tradisional Sukses Tembus Pasar Modern

Kisah sukses ini bermula pada tahun 2006,Chandra Ekajaya memulai bisnis tahunya dengan mulai memasarkan tahunya di pasar tradisional. Dari situlah bisnisnya semakin berkembang dan kemudian pada awal tahun 2008 setelah 2 tahun berjalan, ada pengusaha pabrik tahu yang bangkrut dan menawarkan kepadanya  untuk membeli pabrik dan alat-alat produksinya yang sudah tersedia di dalam pabrik.

Tidak berpikir lama kemudian Chandra Ekajaya memberanikan diri untuk langsung membeli pabrik tersebut. Sebuah pabrik pengolahan tahu yang di sebuah area seluas 100 meter persegi menjadi awal dari kesuksesan perjalanan usaha tahu milik dirinya.

Untuk membeli bangunan pabrik tahu tersebut, Chandra Ekajaya harus mengeluarkan uang  sekitar Rp.8 juta. Kemudian untuk membeli perabotan dan beberapa alat produksi pengolahan tahu dirinya harus mengeluarkan uang sebesar Rp 5 juta rupiah berupa mesin uap, tungku air, dan lain-lain. Uang yang sangat besar bagi dirinya, namun uang tersebut diambil dari tabungan dan hasil berjualan tahu sebelumnya yang sudah sengaja ditabung untuk keperluan pengembangan usaha.

Dari Pasar Tradisional Sukses Tembus Pasar Modern

Dari pembelian pabrik tahu inilah, Chandra Ekajaya memulai bisnis tahu yang bisa dibilang lebih besar lagi. Tekad dan kerja kerasnya semakin di uji disini, hal yang terpenting adalah membangun pabrik saat itu untuk semakin memperbanyak jumlah produksi tahu agar bisa dijual lebih banyak dan lebih luas. Selain melakukan pembesaran pabrik, dirinya juga mulai menjalin kerjasama dengan beberapa supermarket atau pasar modern agar tahu buatanya bisa dipasarkan di supermarket. Keingina itu berjalan dengan mulus, pihak supermarket bersedia menjual tahu produksinya.

Setelah 2 tahun berjalan bisnisnya semakin berkembang, produk tahu buatan Chandra Ekajaya juga mulai dipasarkan di seluruh wilayah di Indonesia bahkan menjadi salah satu distributor untuk beberapa restoran dan pengusaha makanan. Pencapaian ini adalah bentuk kerja keras yang selama ini dirinya lakukan, kerja keras, ketekunan, sabar dan pantang menyerah adalah salah satu faktor pendorong semua itu terwujud.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s