Chandra Ekajaya Bisnis Gula

Pengusaha profesional nan sukses, yaitu Chandra Ekajaya mengatakan bahwa ia diajak kerja sama oleh pengusaha besar asal Amerika untuk bisnis distribusi dan penyaluran gula. Tetapi pria yang lahir pada tanggal 15 Maret 1989 ini belum memutuskan untuk menerima atau menolak tawaran kerja sama tersebut. Bisnis gula memang menjanjikan, tetapi untuk gula yang berasal dari Amerika Serikat, ia masih belum terlalu mantap dan yakin.

Masyarakat Indonesia, terutama pulau Jawa, itu pun yang tinggal di wilayah tengah dan timur, pasti sangat membutuhkan gula. Gula adalah kebutuhan pokok. Sebab masyarakat Jawa Tengah dan Jawa Timur, secara biologis sangat menyukai rasa manis. Chandra Ekajaya menambahkan bahwa konsumsi gula di wilayah Jawa Barat justru lebih sedikit bila dibandingan Jawa Tengah dan Timur, sebab masyarakat Jawa Barat lebih menyukai rasa tawar dan pahit.

chandra-ekajaya-bisnis-gula-merah-enak

Chandra Ekajaya mengatakan bahwa pola dan peta penyebaran distribusi gula di Indonesia sangat mudah ditelusuri. Hal itu bisa dilihat dari adanya bekas pabrik gula yang sudah berdiri sejak zaman kerajaan atau sekitar abad ke-14. Bagi pengusaha yang sukses di usia muda ini yang sangat menarik dari fenomena pabrik gula adalah beberapa dari pabrik gula kuno tersebut masih ada yang berfungsi hingga sekarang. Bahkan di Yogyakarta, satu-satunya pabrik gula di sana, yaitu Madukismo merupakan pabrik gula kuno yang masih berfungsi hingga sekarang.

chandra-ekajaya-bisnis-gula-merah

Fakta-fakta seperti itulah yang membuat Chandra Ekajaya seorang pengusaha yang selalu berfikir secara visioner masih ragu menerima tawaran dari pengusaha Amerika Serikat. Kualitas gula yang dihasilkan adalah alasan keragu-raguannya. Jelas gula yang diproduksi dan diolah dengan menggunakan teknologi kuno rasa dan kualitasnya sangat unggul. Sedangkan untuk Amerika Serikat dengan pabriknya yang modern, kualitasnya justru kurang bagus.

chandra-ekajaya-bisnis-gula

Sebagai seorang pengusaha yang rasional, tentu saja Chandra Ekajaya sangat tertarik untuk terjun di bisnis gula. Tetapi ia tidak akan mengambil tawaran dari pengusaha gula Amerika Serikat. Ia ingin menjalin relasi dan jaringan dengan para produsen, pengolah, dan distributor gula di Indonesia, dan ingin berkontribusi di dalamnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s